AICIS KE-18, PTKIN dan Studi Islam Internasional

Kajian Islam isu terkini.
Mencari pola dan metoda studi.
Membahas subjek dan objek interkoneksi.
Membanding studi Islam di PTKIN dari semua segi.
Bahkan mencari pendekatan dan relevansi.
Berharap peroleh pencerahan terutama bagi peneliti.

Sepertinya masih saja.
Studi Islam membahas hal kuna.
Dengan pendekatan normatif biasa.
Bukan isu terkini semisal di Indonesia.
Perihal peristiwa yang mengemuka paham agama.
Contoh saja sebagian umat Islam ingin khilafah.
Isu-isu agama masih terkait dengan negara.
Kelompok-kelompok sempalan yang melawan pemerintah.
Muncul isu Islam wasathiyah sebagai counter belaka.

Interdisipliner bersahaja.
Hanya kemukakan fakta-fakta.
Menggunakan disiplin ilmu yang berbeda-beda.
Meminjam istilah-istilah baku hanya sekedarnya.
Bukan mencari tafsir fenomena dibalik peristiwa.
Nomena dengan menggunakan tilik akal dewasa.
Bukan untuk sekedar berita tapi justru melerai yang beda.
Studi Islam sangat berguna membangun peradaban dunia.
Bukankah itu tugas para peneliti dan cendikia.

AICIS kali ini.
Bukan pamer yang dicapai.
Tapi justru bagaimana melerai.
Relasi isu Islam untuk dunia damai.
Bukankah masih saja perang sunny-syi’i.
Apa yang bisa diberikan untuk Islam sebagai solusi.
Syuriyah dan Yaman menjadi korban tempat bertikai.
Sementara kita hanya melihat tanpa punya kontribusi.
Dengan studi Islam untuk membangun dunia yang damai.

Selamat ber-AICIS ke-18.
Selamat IAIN Palu yang bertugas.
Mengemban amanat dengan penuh gegas.

Malang, 13-09-2018
‘Abd Al Haris Al Muhasibiy

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *