CHILWA, Cucu Tambatan Hati Selamanya

Berbeda ketika kepada putra.
Lebih jadikan kuatir bahkan resah.
Ketika sang cucu sakit yang menderita.
Susahnya lebih dari waktu anak sendiri terasa duka.
Entahlah mungkin Tuhan membuat orang punya rasa.
Melindungi lebih kepada yang masih sangat muda.
Sebagai naluri manusia normal bukan hilang logika.

Rasa kasih dan sayang di hati.
Membuat orang berkorban untuk melindungi.
Bahkan sering kali tanpa asa berhitungan lagi.
Semua dicurahkan untuk cucu yang sangat disayangi.
Teringat Hasan dan Husen bin Ali sangat disayang Nabi.
Sebuah tauladan dan uswah yang tentu kita semua ikuti.

Chilwa sang cucu wanita.
Cantik dan sangat-sangat lincah.
Tapi begitu sakit demam berdarah.
Terasa sedih dan bahkan sangat menderita.
Dengan sangat gopoh segera dibawa ke RSIA Muhammadiyah.
Oohh………inilah seorang eyang yang sangat punya rasa.

Jangan hanya membaca saja.
Sesekali punya cucu meski belum tua.
Rasakan betapa indah campur duka jika lihat menderita.
Inilah………sebuah cerita manusia yang masih punya hati di dada.
Masih punya kasih sayang sesama bukan hanya mencari salah.
Apalagi selalu berniat supaya orang lain menderita selamanya.

Cucu menjadi tambatan hati.
Menjadi harapan sampai kapan pun nanti.
Semoga bisa meneruskan eyang jadi pewaris Nabi.
Berpartisipasi ciptakan dunia menjadi kehidupan damai.

Malang, 02-02-2019
‘Abd Al Haris Al Muhasibiy

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *