HAMBA SENDIRI, Kadang Merasa Teralienasi

Beberapa hari.
Hidup merasa sendiri.
Tanpa ada yang menemani.
Banyak sekali yang dipikir tak rugi.
Bahkan sering dapat berkontemplasi.
Dengan penghayatan dalam munajat pada ilahi.
Masih bisa berekspresi dengan menulis puisi.
Terkadang merasa sangat teralienasi kehidupan bak ilusi.

Keheningan malam yang sepi.
Mampu menciptakan suasana rasa religi.
Dengan berdo’a kepada Allah hilangkan kontradiksi.
Melihat kehidupan dunia sangat mengherankan sekali.
Banyak orang yang sungguh-sungguh bekerja untuk institusi.
Masih saja diganggu dan bahkan seringkali dibully.
Hilang rasa agama yang justru dianggap menjadi ahli.
Mengapa bisa terjadi pada kehidupan manusia tanpa introspeksi.
Bahkan seringkali justru gunakan dasar dan argumentasi.
Menganggap sesuai dengan ajaran-ajaran yang sangat diyakini.

Ya Allah Yang Maha Mengampuni.
Mohon ampun atas semua khilaf dan kesalahan diri.
Tidak ada yang hamba harap kecuali rahmat yang Engkau beri.
Berilah kesabaran dan kepasrahan sepenuh hati.
Bimbinglah hamba dan semua orang yang masih menyadari.
Bahkan hidup ini sangat sebentar dan kemudian akan kembali.
Tarik kedua tangan hamba keharibaanMu agar tidak teralienasi.
Agar hamba bisa hidup bersamaMu kapan pun dan dimana pun tanpa merasa sendiri.

Ilahiy anta maqsudiy wa ridlaka mathlubiy.
A’tiniy mahabbataka wa ma’rifataka ya ilahiy rabbiy.

Jakarta, 23-02-2019
‘Abd Al Haris Al Muhasibiy

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *