HANYA SEPI MENAMANI, Hiruk Pikuk Tanpa Mempengaruhi

Entahlah ada apa?
Setiap hari membaca WA.
Hati terasa sepi seperti tiada guna.
Saling singgung dan saling hina dan cela.
Tanpa ada etika seperti yang menjadi cita Indonesia.

Sepi……..
Entah mengapa harus dialami.
Meski ramai dengan promosi-promosi.
Tetap tidak mengusir rasa sendiri mengusik hati.
Dimana para teladan di negeri banyak sekali.
Tapi kini jadi sepi seperti malam tanpa lampu dan sinar mentari.

Sepi anak buah demokrasi.
Menggerus akal dan singkirkan hati.
Semua senyap tidak lagi muncul di rasa ini.
Sungguh tidak terlihat teladan di jalan-jalan menghiasi.
Kecuali saling menipu dan saling singkirkan diri.

Sepi meski tidak bisa sembunyi.
Entah jadi apa negeri ini jika terus tak berhenti.
Mungkinkah semua sepi karena prilaku anak negeri.
Berlari kencang tidak mungkin kembali.

Sepi tanpa uswah sama sekali.

Malang, 30-01-2019
‘Abd Al Haris Al Muhasibiy

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *