MA’HAD ‘ALIY, Kader Ulama UIN Maliki

 

Ma’had ‘Aliy UIN Maliki.
Menjadi harapan dan idealisasi.
Hasilkan out put penuh kompetensi.
Para ulama yang sangat amat mumpuni.
Sebagaimana para ulama di seluruh negeri.
Paling tidak mereka akan menjadi para kiyai.
Bisa mengaji kitab kuning dan menjadi seorang da’i.

Selama ini yang sudah ada.
Belum bisa menjadi andalan kita.
Mereka lebih pada internalisasi nilai agama.
Belum bisa dikatakan sebagai seorang ulama.
Basis keilmuan yang masih sangat beragam juga.
Masih banyak yang belum bisa baca al Qur’an dan bahasa.
Mereka hanya menguasai dasar-dasar ilmu agama.
Sebab waktu yang hanya setahun belum cukup lama.

Kini UIN Maliki akan mulai.
Meneruskan membuat Ma’had ‘Aliy.
Minimal empat tahun mereka mengaji.
Raw in put yang diterima sebagai calon mahasantri.
Mempunyai syarat-syarat yang sudah sangat teruji.
Minimal bisa membaca kitab-kitab kuning bekal jadi mahasantri.
Dengan pemahaman yang sangat dan amat mumpuni.
Dengan orientasi pada kemampuan bacaan dan juga bisa memahami.

Mahasantri di Ma’had ‘Aliy.
Diseleksi melalui tes sejak dini.
Maksimal 40 sampai 80 mahasantri.
Mereka akan selalu melakukan belajar mandiri.
Dengan bimbingan para kiyai atau syekh dalam dan luar negeri.
Siap diterjunkan di Pesantren-pesantren terbaik di negeri.
Misalnya di Lirboyo, Ploso, Langitan, dan Sidogiri.

Ma’had ‘Aliy UIN Maliki.
Semoga dapat segera direalisasi.

Malang, 21 Mei 2018

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *