MAHASISWA MENULIS, Dukung Gerakan Seribu Buku

Derap langkah mahasiswa.
Dengan aktivitas yang luar biasa.
Diskusi, menyanyi dan kegiatan lainnya.
Dema, sema, dan UKM-UKM terus menggema.
Gerakan menulis seribu buku menjadi yang utama.

Idealisme dengan penuh mimpi.
Mahasiswa menulis hasil dari meneliti.
Semua yang mereka pikirkan dan juga alami.
Ide-ide dan gagasa yang besar selalu menyelimuti.
Ingin mereka wujudkan dalam menata kemajuan negeri.
Kritik-kritik membangun bahkan usulan yang melampaui.
Dengan kemukakan argumen dan alasan tanpa henti.
Mereka tuangkan dalam buku yang berbentuk bunga rampai.

Melihat geliat para mahasiswa.
Misi membawa kemajuan kampus jadi kentara.
Dosen, karyawan dan mahasiswa biasa menulis semua.
Gerakan seribu buku satu cara jadikan UIN Malang mendunia.
Menunjukkan gerakan ide dan gagasan ilmiah.
Menjadi tugas dan fungsi perguruan tinggi sesungguhnya.

Mahasiswa menulis dan meneliti.
Tarik lagi kampus ke arah yang sesuai.
Dengan cita-cita dan keinginan para pendiri.
Semua kemajuan terus akan diupayakan disemai.
Dengan cara menuliskan yang mereka ingini.
Hari ini menulis nanti akan mereka tunai di kemudian hari.
Gagasan besar pasti akan mereka realisasi sendiri.

Menjadi bahagia rasanya.
Jika gerakan menulis mahasiswa.
Terus bisa terwujud menjadi sebuah realita.
Menulis dengan tema-tema yang aktual sekarang juga.
Tunjukkan bahwa para mahasisa pasti bisa.
Penuh percaya diri dengan niat ikhlas di dalam dada.

Mari mulai.
Hari ini bukan nanti.
Watak mahasiswa sejati.
Ingin semua cepat terealisasi.
Dengan segera bukan ditunda lagi.

Bukankah begitu saudara?

Malang, 20-10-2018
‘Abd Al Haris Al Muhasibiy

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *