PAK JOKOWI, Perubahan Perguruan Tinggi

Silaturrahimi.
Di Istana Bogor malam hari.
Dengan Presiden RI Pak Jokowi.
Ingatkan berkali-kali perubahan sebab teknologi.
Revolusi industri 4.0 yang sudah dihadapi.
Bukan lagi yang mungkin bukan juga sebuah ilusi.
Perguruan tinggi harus hadapi dengan tanpa kecuali.
Siapkan perubahan dengan mengubah fakultas dan prodi yang sesuai.
Apabila tidak berubah maka perguruan tinggi sangat rugi.
Menjadi penonton perubahan bahkan hanya lakukan konservasi.

Inovasi harus segera dimulai.
Bukan menunggu habis waktu sampai nanti.
Segera dan segera berubah jangan ragu dan menanti.
Variabel terpenting perubahan menjadi sangat pasti.
Sumber Daya Manusia dengan kompetensi sangat tinggi.
Dengan ajak semua orang yang expert atau para ahli.
Seyogyanya Kementerian Agama jangan menunggu tapi mendahului.
Pimpinan perguruan tinggi datangkan ajak bicara mencari solusi.
Buat aturan yang memudahkan membuka prodi-prodi.
Denga norma dan aturan yang memudahkan birokrasi.

Luar biasa sambutan Menteri Agama.
Mengurai moderasi, kebersamaan dan integrasi data.
Dengan kedepankan tanggung jawab para punggawa.
Agama justru harus ditempakan pada pendorong kemajuan bangsa.
Bukan untuk komoditi yang justru beda dengan misi utama.
Menciptakan hidup dan kehidupan manusia sangat bahagia.
Menjadi sejahtera di dunia sampai nanti hidup di surga.

Pak Menteri dan Pak Jokowi.
Saling melengkapi perlunya toleransi.
Menjadikan Indonesia bersatu menjaga NKRI.
Merawat persaudaraan sebangsa dan setanah air tanpa kecuali.
Semoga Pak Menteri dan Pak Jokowi bawa NKRI tetap damai.
Meski hiruk pikuk pilkada, pilleg dan pilpres kadang mengintrupsi.
Mengganggu kehidupan yang santun dan penuh persaudaraan terkurangi.

Terimakasih Pak Jokowi dan Pak Menteri.
Telah memberi waktu para pimpinan perguruan tinggi bersilaturahimi.

Jakarta, 25-01-2019
‘Abd Al Haris Al Muhasibiy

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *