PESANTREN DAN GENERASI, Milinial, Z dan Alfa Menjadi Berganti

 

Generasi milinial usai sudah.
Digantikan oleh generasi Z katanya.
Segera berubah lagi menjadi generasi Alfa.
Tetap ditandai perubahan teknologi buatan manusia.
Semangkin muda berkomunikasi dengan apa dan siapa saja.

Generasi Z biasakan transaksi di mall di kota.
Ke pasar-pasar tradisional menjadi amat sangat ogah.
Mereka memenuhi kebutuhan dengan waktu sekejab mata.
Bersama waktu kontak teman-teman sekaligus juga belanja.

Tibalah generasi Z ini.
Mulai tahun 1995 sampai 2010.
Lebih unggul dari milinial berkali-kali.
Hidup penuh dengan sains dan juga teknologi.
Makanan cepat saji yang sangat amat disukai.
Pakaian dan perabot memilih sendiri-sendiri.
Suka hiburan di tempat-tempat shoting secara pribadi.
Ambil liburan justru lebih suka memilih di dalam negeri.
Generasi Z mungkin saja kurang pada rasa religi.
Mungkin inilah pentingnya pesantren masa kini.
Beda tentu saja harus sesuai dengan selera muda dan mudi.

Datang generasi Alfa.
Mulai 2010 sampai dengan 2025.
Hidup mereka akan lebih sejahtera.
Berkesempatan banyak untuk sekolah.
Mereka bisnis sejak usia sangat muda dan sangat belia.
Mereka sama sangat kurang perhatian pada religi.
Bahkan sangat mungkin ajaran agama justru diabai.
Perlu sentuhan pesantren dengan pola liberasi.
Tetap punya orientasi yang mempunyai nilai tinggi.

Pesantren kini.
Harus bisa membaca generasi.
Biar dapat berikan pelajaran yang sesuai.
Dengan perkembangan sains dan teknologi.
Dengan banyak memberi bimbingan dengan ilmu dan seni.
Sesuaikan pesan-pesan ilahi dengan zaman kini.

Jika saja pesantren bisa.
Kembangkan di manca-manca negara.
Pasti akan bisa bantu banyak kebaikan manusia.

Kediri, 29-04-2018
‘Abd Al Haris Al Muhasibiy

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *